DEAR MIZYAN
RISIA ATHALLAH,
Namamu memiliki arti yang begitu indah - Anugerah atau hadiah dari Allah yang diharapkan membawa kebaikan serta memberikan banyak inovasi untuk keseimbangan hidup di dunia dan akhirat. Indah sekali, bukan? Nama yang telah dipikirkan berbulan-bulan oleh Dydo di tengah kesibukan, sembari menantikan kehadiranmu. Zyan, ada begitu banyak cerita di balik namamu yang penuh makna.
Saat usiamu 10 minggu, Mymo diminta menjalani tes Down Syndrome karena skor NT-mu sedikit berbeda dari bayi lainnya. Seiring bertambahnya usiamu, delapan dokter (lima dokter obgyn dan tiga dokter fetomaternal) menyatakan bahwa ukuran kaki dan tanganmu lebih kecil dibandingkan bayi lainnya. Kamu pun divonis mengidap Achondroplasia, kelainan pertumbuhan tulang yang menyebabkan tubuh kerdil dan tidak proporsional, 80% terjadi akibat mutasi gen secara acak. Tidak hanya itu, kamu juga memiliki tulang rusuk kecil yang dapat membatasi ruang bagi paru-paru untuk berkembang dengan optimal dan kesulitan bernapas pasca lahir. Komplikasi ini sangat jarang terjadi, kisahmu pun akhirnya dijadikan objek penelitian yang melibatkan beberapa dokter spesialis dan PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis).
Menjelang hari kelahiranmu, Mymo dirujuk ke RSAB. Harapan Kita, rumah sakit yang memiliki layanan PICU (unit perawatan intensif anak yang dirancang khusus untuk menangani kondisi kritis). Mymo dijadikan sebagai responden karena kasusmu yang dianggap langka di kalangan dokter, berharap dapat membantu para dokter menemukan jalan terbaik untuk menyelamatkanmu.
Hingga akhirnya, pada 19 Agustus 2024, Mymo mengalami kontraksi dan setelah dilakukan USG, dokter menemukan bahwa kamu sudah masuk ke jalan lahir. Mymo pun segera dirawat inap sembari menunggu keputusan dokter. Pada 21 Agustus 2024, pukul 09.30 WIB, dokter menyampaikan bahwa ada dua pilihan tindakan yang harus segera dilakukan sesaat setelah kamu lahir:
1. Kamu harus segera dioperasi, tetapi ada risiko infeksi.
2. Kamu tidak dioperasi, namun kamu akan kesulitan bernapas.
Kedua pilihan yang harus segera dipilih karena dokter memperkirakan kamu hanya akan bertahan maksimal 1 tahun. Tanggal caesar pun ditentukan, 22 Agustus 2024! Histeris terdengar malam itu nak, selain Mymo dan Dydo, keluarga besar pun ikut berdoa demi keselamatanmu dan ada satu nasihat yang Mymo ingat: “Nak, 8 dokter tidak akan mengalahkan kuasa Allah.”
Hari kelahiranmu pun tiba, 22 Agustus 2024, pukul 11.21 WIB, tangisanmu terdengar. Zyan, kamu tahu apa yang pertama kali dokter katakan? “NORMAL, bayinya normal!” Kata-kata itu, dengan intonasi yang takkan pernah Mymo lupakan seumur hidup. Ya, alhamdulillahi rabbil 'alamin, kamu normal, nak. Kamu menunjukkan bahwa di dunia ini tidak ada yang mustahil, jika kamu berserah dan meminta kepada Allah. Zyan, kamu, sebuah subjek inovasi yang membuktikan bahwa kuasa Allah dapat mengalahkan segala ilmu pengetahuan dan teknologi canggih yang ada di dunia ini.
كن فَيَكُونُ bahwa Allah hanya perlu mengatakan "Kun" (jadilah) untuk sesuatu agar menjadi nyata, tanpa ada batasan atau hambatan. Ini menunjukkan bahwa segala sesuatu di alam semesta ini, baik yang tampak maupun yang tidak tampak, terjadi karena kehendak dan kuasa Allah.

